Senin, 12 Oktober 2009

mistsubishi shame


Mitsubishi's Shame



Company Profile

Name : Mitsubishi Motors Corporation

Established : April 22, 1970

Head office : 33-8, Shiba 5-chome,

Minato-ku,

Tokyo

108-8410

Japan

Number of employees : Consolidated 33,202 ; Non-consolidated 12,761

Capitalization : JPY 657,349 million

Purposes of incorporation

1.

Development, design, manufacture, assembly, sales and purchase, importing and other transactions relating to automobiles and to component parts and replacement parts of said automobiles.

2.

Development, design, manufacture, assembly, sales and purchase, importing and other transactions relating to agricultural machinery and industrial engines and to component parts and replacement parts of said agricultural machinery and industrial engines

3.

Sales and purchase of used automobiles as well as component parts, replacement parts and accessories of said used automobiles

4.

Sales of measuring equipment

5.

Acting as insurance agents in accordance with laws relating to property damage insurance and to automobile damage indemnity insurance.

6.

Financing business

7.

Any other business related to the purposes set out above

Note:

MMC is not currently engaged in agricultural machinery related business

Shareholders:

Outstanding common stock totaled 5,537,897,840 shares

Outstanding preferred stock totaled 437,593 shares

Mitsubishi group: Mitsubishi Heavy Industries, Ltd., Mitsubishi Corporation and The Bank of Tokyo-Mitsubishi Ltd., hold 34% of outstanding common stock.

Chairman of the Board [Representative Director] : Takashi Nishioka (As of 19 June, 2008) President [ Representative Director ] : Osamu Masuko (As of 19 June, 2008)

Board of Management : Consists of 14 members (As of 19 June, 2008)

Net Sales : JPY 2682.1 billion (in FY2007, consolidated)

Automotive Sales : 1,360 thousands units

Products Sold in : More than 160 countries

Car Manufacturing Facilities : 7 facilities in 5 countries (Plus more than 12 business partner’s facilities in about 11 countries)

Engine / Transmission / Parts Manufacturing Facilities: 7 facilities in 4 countries

Research & Development / Design: 5 facilities in 4 countries

Subsidiaries and affiliates 50 consolidated subsidiaries (Plus 4 equity method subsidiaries and 21 equity method affiliates)

Global Brand: Mitsubishi Motors


Case Study – Time Context

Setiap minggu dalam 10 tahun terakhir di Tokyo, Mitsubishi mejadikan salah satu produknya, Mitsubishi Pajero, sebagai hadiah hiburan di dalam sebuah acara kuis di Jepang. Dengan perbandingan ‘image’ mobil tersebut dengan keberadaannya sebagai hadiah hiburan, keadaan tersebut sangat timpang. Shigeyuki Tsuruoka berpendapat, bahwa seharusnya mobil Pajero menjadi sebuah hadiah yang dapat ‘membuat hadiah yang sangat indah yang membuat semua orang senang. Mengapa sebuah Pajero hanya menjadi sebuah hadiah hiburan yang dibagikan setiap minggu? Karena ternyata dalam beberapa bulan terkhir tersebut, mobil yang diproduksi oleh Mitsubishi ternyata menutup sebuah skandal menyangkut hal mekanis yang terdapat di dalam mobil tersebut. Beberapa saat setelahnya, Mitsubishi melakukan penarikan produknya untuk memperbaiki kesalah yang telah disembunyikan selama beberapa dekade.

Skandal yang telah di sembunyikan oleh produsen mobil terbesar ke lima di Jepang, akhirnya terbuka pada bulan maret, saat seorang pegawai dari divisi Mitsubishi Fuso Truck and Bus, mengaku setelah diadakan diskusi dengan pemerintah mengenai kesalahan mekanis yang mempengaruhi bagian ban dari mobil SUV yang secara tiba-tiba lepas dari mobil tersebut. Setelah beberapa saat, diketahui bahwa adanya persoalan tersembunyi yang berhubungan dengan rumah kopling mobil yang mengakibatkan bagian transmisi dari mobil tersebut rontok dan lepas. Menurut beberapa sumber, hal tersebut telah menyebabkan 73 kecelakaan dan dua kecelakaan fata, termasuk kasus yang terjadi di tahun 2002, dimana seorang ibu yang sedang mengandung terbunuh karena terkena ban yang lepas dari mobil SUV tersebut. Pihak Mitsubishi masih terus menginvestigasi kecelakaan tersebut. Tetapi ternyata telah terdapat 450.000 mobil deketahui mengalami kerusakan yang sama yang tidak diumumkan oleh pihak Mitsubishi secara luas.

Masalah kemanan dan reabilitas tidak diakui oleh pihak Mitsubishi. Di awal bulan Juni, Mitsubishi mengumumkan akan menarik 155.000 produknya di Jepang untuk memperbaiki mobil tersebut dengan memakai 26 mekanis, sehingga diketahui masalah yang terdapat pada produknya, mulai dari air bag sampai proses pengapian yang membuat dua mobil terbakar. Kasus tersebut membuat Katsuhiko Kawasoe, mantan presiden dari Mitsubishi Motors, ditangkap olep pihak berwajib, dengan dakwaan kelalaian professional dan juga menyembunyikan laporan tentang kecacatan produk tersebut.


View Point

Mitsubishi Corporation merupakan pihak yang bertanggung jawab atas kecelakaan yang ditimbulkan dikarenakan kelalaian dalam proses pengawasan kualitas produk SUV Pajero.

Central Problem

Buruknya pengawasan kualitas produk dari Mitsubishi sehingga produk nya mengalami kesalahan pada bagian mekanis kopling, suspensi, dan roda depan.

Objectives

Must:

  • Menghentikan produksi sementara.
  • Melakukan investigasi produk, seperti dalam proses produksi dan pengawasan kualitas.
  • Mengembalikan kepercayaan konsumen
  • Mendapatkan sertifikat standarisasi dari ISO (International Standard Operation)
  • Memberikan pelayanan berupa cek dan servis secara gratis.

Wants:

  • Meningkatkan penjualan kembali kepada keadaan semula, sebelum terjadi insiden.
  • Membuat kesepakatan kerja sama dengan suplier baru.

Area of Consideration

Internal

  • Lebih meningkatkan kinerja dalam melakukan proses pengawasan kualitas.
  • Mengembangkan teknologi dalam sistem pengawasan kualitas.
  • Membuat strategi marketing baru yang lebih cocok dengan keadaan.

Eksternal

  • Mengadakan event-event yang dapat mengakrabkan konsumen dan perusahaan dan stakeholder.

Alternative Course of Action

  • Mengganti nama dan membuat brand image baru dari mobil Pajero.
  • Menjual kembali suku cadang atau mobil kepada pihak-pihak perusahaan yang membutuhkan.
  • Mengadakan launching produk New Pajero dengan konsep yang baru.

Action Plan

  • Mengadakan press conference untuk mempertanggung jawabkan kesalahan kepada public, serta memperkenalkan produk baru yang akan di launching.
  • Membuat iklan melalui iklan televise, dan media lainnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar